JENIS-JENIS PERBEDAAN KHODAM


Khodam merupakan istilah yang berasal dari kata “khodim” yang memiliki arti pembantu, dalam dunia keilmuan spiritual atau keilmuan yang mempelajari ilmu-ilmu ghaib pada umumnya bisa diartikan sebagai makhluk halus pembantu atau mendampingi manusia dan bisa dari berbagai kalangan jenis makhluk tersebut

mahluk halus tertentu yang bisa dimintai bantuannya atau diharapkan kegaiban / tuahnya oleh manusia, yang menjadi sumber kekuatan dari sebuah keilmuan, benda gaib, jimat, pusaka, atau pun jenis yang menurun dari para leluhur nya. Yang akan mendampingi seseorang, yang menjadi sumber/bantuan kekuatan bagi pemilik nya.

Kami kupas dari perspektif kebatinan, bukan dari kacamata jenis-jenis jin dalam ajaran agama, biar bisa nantinya membedakan /bisa memilah mana yang klop pemahaman nya.

Mari kita kupas satu persatu di antara jenis-jenis nya tersebut a/l:

 

Khodam leluhur 

Para leluhur atau Manusia jaman dulu   sering indentik dengan lelaku spiritual/ritual/ ngelmunya, sehingga Sampai sekarang pun banyak di wariskan berbagai jenis keilmuan yang masih bisa di pelajari. Sehingga mereka para leluhur/karuhun di kenal dengan berbagai kemampuan yang begitu ajaib dan unik. Ataupun memiliki banyak khasanah keilmuan  baik dengan berbagai versi dan pakem nya sendiri.

Dari ikatan kekerabatan dan kekeluargaan yang tinggi, sehingga setelah mereka meninggal dan rohnya berada di alam roh,namun khodam-khodam keilmuan nya masih Terikat dengan para keturunan nya.

Para khodam tersebut juga memperhatikan kehidupan anak-cucu keturunan para leluhur . Sehingga anak cucu nya mendapatkan tuah yang sama seperti para leluhur nya, meskipun lebih sering kurang maximal atau kurang aktif. Karena kurang tahu nya anak cucu dalam mendayagunakan tuahnya, atau belum mampu mengakses  energinya.

khodam ilmu leluhur tersebut untuk mendampingi seorang keturunannya. 

Yang menjadi problem anak cucu turunnya tidak tahu dari jenis khodam tersebut, apakah jenis positif atau negatif, sehingga bisa berdampak di kehidupan, karakter, sifat atau dampak lebih lanjut dalam pencapaian ruhani anak cucu dari leluhur nya tersebut. Yang jika salah yang mendekat dari jenis khodam negatif maka membuat kehancuran baik nyata ataupun secara ruhani

 

 Khodam Pendamping

Pendampingan oleh mahluk halus adalah kejadian adanya sesosok mahluk halus yang datang dan mengikut kepada seseorang dengan cara mendampingi (memposisikan diri di samping kanan, kiri, depan, atau di belakang tubuhnya, atau di atas kepalanya).

Asal-usul mahluk halus tersebut bisa berasal dari khodam leluhur, khodam ilmu gaib, atau mahluk halus lain yang seringkali tertarik datang dan mengikut kepada seseorang yang tekun bersamadi, membaca amalan gaib, wirid, atau zikir. Mahluk halusnya bisa dari jenis apa saja, kebanyakan bangsa jin.

Biasanya keberadaannya tidak ada interaksi langsung dengan pikiran / kesadaran si manusia, sehingga seringkali keberadaannya tidak disadari. Walaupun sehari-harinya tidak terasa, tetapi mungkin ada saat-saat tertentu si manusia merasa ada kekuatan lain yang bersamanya, atau ada kekuatan lain yang membantu kehidupannya.   

 

Khodampendamping ada 2 macam, yaitu khodam pendamping yang umum, yang sehari-harinya mendampingi seseorang untuk memberikan fungsi / tuah yang umum, biasanya penjagaan gaib, dan khodam pendamping yang sifatnya khusus, yang menjadi khodam ilmu, yang keberadaannya khusus untuk melaksanakan perintah atau ilmu gaib seseorang.

Khodam pendamping yang umum, khodam dari leluhur, dan khodam mahluk lain yang datang kepada seseorang seringkali tidak dengan sengaja diundang dan tidak disadari keberadaannya. Seringkali khodam ini datang kepada seseorang yang tekun beribadah dan rajin berdoa / wirid dan kemudian mengikutinya dan mendampinginya sehari-hari dan seringkali juga membantunya sehingga keinginan-keinginan atau doa-doanya dan kata-katanya menjadi sering terwujud. Khodam pendamping yang umum ini, sesuai dengan fungsinya sebagai pendamping, bisa memberikan fungsi yang lebih luas dibanding khodam ilmu.

Khodam-khodam yang sudah cocok dan menyatu dengan seseorang, yang sudah terjalin rasa ikatan batin / pertemanan / persaudaraan, setelah orang tersebut meninggal dunia, khodamnya itu akan tinggal di makamnya, sehingga kemudian makamnya itu menjadi berkesan wingit, sedangkan khodam-khodam yang murni bersifat sebagai khodam ilmu akan pergi meninggalkannya, hidup sendiri-sendiri.

Khodam-khodam yang sudah terjalin rasa ikatan batin / pertemanan / persaudaraan tersebut di atas, suatu saat bila ada keturunan si manusia tersebut yang si khodam merasa cocok, maka khodam itu akan datang sendiri mengikut kepada manusia si keturunan tersebut. Biasanya manusia tersebut mempunyai karakter yang mirip dengan leluhurnya dulu yang memiliki khodam tersebut, sehingga si khodam merasa cocok.

 

Selain yang datang sendiri, kedatangan khodam leluhur tersebut bisa juga karena diperintahkan oleh si leluhur sendiri untuk mengikut kepada seorang keturunannya. Ini adalah bentuk perhatian si leluhur kepada keturunannya untuk menjaga dan melindunginya. Selain khodamnya itu, biasanya si leluhur itu sendiri kerap datang mengunjungi keturunannya tersebut, disadari ataupun tidak. Jika si manusia tersebut mampu melihat gaib dan/atau mampu berkomunikasi / berinteraksi dengan gaib, dia juga akan dapat belajar berbagai macam ilmu gaib, kebatinan dan kesaktian kepada khodamnya itu maupun kepada leluhurnya tersebut.

 

Selain yang merupakan khodam ilmu dan khodam dari leluhur, ada juga mahluk halus lain yang datang mengikut seseorang, seringkali tidak dengan sengaja didatangkan, tidak diundang dan tidak disadari keberadaannya. Seringkali khodam ini datang kepada seseorang yang tekun beribadah dan rajin berdoa / wirid. Biasanya orang yang sedang bersemadi, meditasi, berdoa zikir / wirid, atau mewirid amalan gaib, tubuhnya akan memancarkan energi tertentu dan pikirannya akan memancarkan gelombang pikiran tertentu. Pancaran energi dan gelombang pikiran inilah yang seringkali menjadi pengundang datangnya sesosok mahluk halus kepada seseorang, walaupun kedatangan mahluk halus itu tidak sengaja diundang.

Biasanya mahluk halus yang datang itu sifat-sifat karakternya sesuai dengan isi doa / amalan yang sering dibaca oleh orang tersebut. Misalnya jika doa / amalan yang diwiridnya adalah permohonan kerejekian / pengasihan, maka sosok halus yang datang kepadanya adalah yang berkarakter halus yang cocok untuk menunjang kerejekian, pengasihan, dsb. Sedangkan jika isi doa / amalannya adalah mengenai kekuatan / kesaktian (atau dalam banyak hal termasuk juga doa-doa keselamatan), maka sosok halus yang datang itu biasanya adalah yang berkarakter keras dan menonjolkan

 

 kekuatan / kesaktian (dalam beberapa kasus dapat berefek negatif terhadap kerejekian). Perlu diperhatikan, doa amalan yang terlalu tinggi kadar tuahnya, atau permohonan yang terlalu dalam / intens, seringkali mengundang datangnya sesosok halus golongan hitam yang datang untuk memenuhi semua keinginannya itu.

Selain khodam pendamping  yang umum itu mungkin ada juga roh halus lain yang mengikut dengan cara bersemayam di tubuh seseorang (ketempelan / ketempatan mahluk halus). Walaupun tujuan keberadaan roh halus itu tidak untuk menyerang atau menyakiti, tetapi hanya 'mengikut' saja dengan cara 'menempel' atau berdiam bertempat di dalam tubuh manusia, tetapi kasus ketempelan dan ketempatan mahluk halus ini memberikan pengaruh sendiri-sendiri terhadap manusia yang mengalaminya.

 

Bila mahluk halus tersebut di atas berfungsi khusus untuk kesaktian (khodam kesaktian), biasanya bentuk penyatuannya dengan si manusia adalah yang biasa disebut sebagai ketempatan mahluk halus, sedangkan yang kegunaannya untuk fungsi lain selain untuk kesaktian, maka bentuk penyatuannya adalah  pendampingan  (mendampingi). Secara umum, semua sosok-sosok halus tersebut disebut sebagai khodam pendamping.

 

Ketempatan mahluk halus adalah kejadian adanya sosok mahluk halus yang mengikut kepada seseorang dengan cara bersemayam di dalam tubuhnya. Asal-usul mahluk halus tersebut bisa berasal dari khodam leluhur atau bisa juga mahluk halus lain yang datang sendiri kepadanya. Fenomena ini disebut ketempatan mahluk halus atau ketempatan khodam leluhur, karena keberadaan mahluk halus itu bukan hanya untuk mendampingi, tetapi juga menyatukan diri dengan si manusia dengan cara bersemayam di dalam tubuhnya, menjadikan tubuh manusia itu sebagai rumahnya yang baru.

 

Mahluk halus tersebut bersifat khodam kesaktian, posisinya di dalam tubuh. Khodamnya memposisikan dirinya sama dengan tubuh orangnya dan kekuatannya mengisi kekuatan tangan, kaki, dsb. Jadi kondisi khodam tersebut sudah menyatukan diri dengan si manusia, sehingga kalau si manusia berkelahi atau memukul orang, pukulannya akan berefek sama seperti orang yang berilmu kesaktian, bisa mematikan. Karena khodamnya sudah menyatu, maka jika si manusia belajar ilmu bela diri, maka kekuatannya akan menjadi berlipat-lipat jika khodamnya itu menunjukkan kekuatannya, atau jika orangnya membacakan suatu amalan ilmu gaib, maka amalan apapun yang dibaca oleh orang tersebut pasti manjur. Khodamnya itu juga akan membantunya dalam aktivitasnya sehari-hari.

 

Ketempatan mahluk halus biasanya tidak menjadi masalah sepanjang watak dan tujuan keberadaan mahluk tersebut baik. Biasanya orang yang ketempatan mahluk halus menjadi semacam "keberkahan", karena dengan keberadaan mahluk tersebut di dalam tubuhnya dapat menyebabkan orang tersebut menjadi sakti, kuat tubuhnya, atau mahluk tersebut berinteraksi dengan pikirannya, sehingga orang tersebut dapat memiliki kemampuan supranatural tertentu, seperti bisa meramal, bisa melihat gaib, atau bisa menyembuhkan orang sakit, dsb. Namun perlu juga si manusia berwaspada, jangan sampai yang datang kepadanya itu adalah mahluk halus yang berwatak jelek atau yang dari golongan hitam / abu-abu.

 

Mengenai fenomena ketempatan mahluk halus ini sebaiknya kita berwaspada, terutama mengenai sifat perwatakan sosok gaibnya dan pengaruh keberadaannya. Mengenai itu sudah Penulis tuliskan dalam tulisan berjudul Pengaruh Gaib Thd Manusia. Jika jelas bahwa perwatakan sosok gaib pendampingnya itu tidak baik dan ada memberikan pengaruh negatif, maka sebaiknya segera melakukan  Pembersihan Gaib.

 

 Khodam Ilmu/Amalan

Khodam Ilmu adalah khodam pendamping yang sifatnya khusus, yang menjadi khodam ilmu seseorang, yang keberadaannya khusus

Khodam pendamping ilmu dan bersifat khusus bila orangnya kerap mengamalkan ilmu gaib, apapun tujuannya, apalagi pada orang-orang yang sudah berpraktek sebagai orang pinter, spiritualis, dukun, dsb.

untuk melaksanakan perintah atau ilmu gaib seseorang. Khodamnya bisa dari jenis mahluk halus apa saja, bisa bangsa jin, kuntilanak, gondoruwo, sukma / arwah, khodam pusaka, batu akik, khodam mustika, dsb.

 

Ilmu Khodam adalah ilmu gaib yang menggunakan jasa kegaiban sesosok mahluk halus sebagai khodam ilmu dalam pengamalan kegaiban ilmunya. Dilakukan dengan cara mengucapkan mantra atau amalan-amalan gaib tertentu atau dengan berkomunikasi langsung dengan mahluk gaibnya. Jadi yang membedakan ilmu khodam dengan ilmu-ilmu lain adalah pada penggunaan jasa mahluk gaib sebagai sumber kekuatan ilmunya (khodam ilmu / prewangan).  

 

Seseorang yang menguasai ilmu gaib berkhodam seringkali tidak mengetahui bahwa keilmuan gaibnya adalah menggunakan jasa mahluk halus / prewangan, karena sepengetahuannya ilmunya adalah ilmu gaib kebatinan. Seseorang yang menurunkan suatu ilmu khodam juga seringkali tidak menyatakan bahwa keilmuan gaibnya adalah menggunakan jasa suatu mahluk halus. Karena itu seseorang yang mempelajari atau diberi suatu ilmu gaib seringkali tidak menyadari adanya penggunaan jasa mahluk halus ini, karena hanya mengamalkan saja doa amalannya, atau laku tirakat dan puasanya, sesuai syarat ilmunya.

 

Bagi mereka yang menguasai atau diberi ilmu-ilmu gaib, sudah umum bila mereka berkaitan dengan mahluk gaib, ada penyatuan secara langsung maupun tidak langsung, antara dirinya dengan gaibnya, disadari ataupun tidak. Mahluk gaib itu bisa mendampinginya sebagai khodam pendamping, atau didatangkan (dihadirkan) untuk diperintah melaksanakan tujuan dari ilmu gaibnya, seperti untuk keselamatan / perlindungan gaib, kekuatan / kesaktian, penundukkan, pelet, santet, guna-guna, pengasihan, penglaris dagangan, dsb. Jenis-jenis ilmu inilah yang biasa disebut sebagai ilmu khodam, yaitu yang menggunakan jasa gaib lain sebagai kekuatan ilmunya. Secara langsung ataupun tidak langsung, disadari ataupun tidak, orang itu menyatu dengan roh tersebut dan kekuatan ilmunya menjadi sebanding dengan penyatuannya dengan roh itu.

Tingkat kemanjuran ilmunya tergantung pada tingkat penyatuan seseorang dengan khodamnya dan kemampuan mengsugesti khodamnya.


Kekuatan ilmunya tergantung pada kekuatan kemampuan sugesti seseorang pada ilmunya dan kekuatan gaib khodamnya itu sendiri.

Khodam ilmu dan khodam pendamping sosoknya bisa sama, bisa siapa saja, yang membedakan adalah fungsinya.

Khodam ilmu berfungsi khusus untuk menjalankan ilmu tertentu sesuai tujuan keberadaannya.

Khodam pendamping fungsinya lebih luas, karena sifatnya mendampingi, mengikuti jalan kehidupan si manusia.

Sosok halus yang menjadi pendamping manusia itu bisa dari jenis apa saja, bisa dari jenis bangsa jin, kuntilanak, gondoruwo, khodam jimat dan pusaka, atau mahluk halus lainnya. Karena itu orang-orang yang sadar bahwa ada mahluk halus yang mendampinginya sebaiknya berwaspada, terutama pada perwatakan mahluk halusnya dan pengaruh negatif dari keberadaannya (misalnya mencari tahu dengan cara yang sama seperti menayuh keris). Jika jelas bahwa perwatakan sosok gaib pendampingnya itu tidak baik dan ada memberikan pengaruh negatif, maka sebaiknya segera melakukan  Pembersihan Gaib.

 

 Khodam Pusaka

Suatu golongan mahluk halus dari jenis tersendiri, yang memiliki tugas tertentu dalam kehidupan manusia, yang peranannya sangat terorganisir dan punya entitas sendiri, dan komandonya dipegang oleh para Raja Ghaib. Kepada siapa mereka akan ditugaskan, semua kewenangannya ada di tangan para para Raja ghaib nya. Tidak ada satu pun manusia atau mahluk halus yang dengan kemampuannya sendiri dapat meraih tuah tersebut, Wujudnya berbentuk bola-bola

 

 cahaya. Secara fisik dimensinya sangat halus, sehingga jarang sekali ada manusia yang mampu melihat wujud aslinya dan mengetahui lokasi keberadaan tempat tinggalnya. Yang sering terlihat hanyalah aura energinya saja, biasanya berwarna putih kebiruan, kehijauan, atau kemerahan, ketika sebuah wahyu sedang turun kepada seseorang yang kewahyon. Setelah tugasnya selesai, mereka segera kembali ke tempat asalnya.

Khodam keris jawa dari sejenis mahluk halus yang sifatnya mirip dengan gaib wahyu khusus tingkat tinggi. Sosok wujudnya bermacam-macam, sama seperti mahluk halus lain. Jenis ini juga berdimensi halus, tetapi lebih mudah dilihat daripada mahluk halus bangsa ruhani ghaib. Mereka lebih mandiri. Tetapi mereka juga menghormati para Raja ghaib dalam dimensi tinggi.yang menjadi pengayom kehidupan manusia. Mereka mau turun untuk mengikut kepada seorang manusia  hanya  jika diminta oleh seorang spiritualis (empu) yang memiliki wahyu dewa dalam dirinya. Tuah / karisma wahyu dewa yang sudah ada dalam diri seseorang akan menjadi berlipat-lipat ganda pengaruhnya setelah adanya perpaduan wahyu dewa tersebut dengan wahyu keris yang dimilikinya.

Setelah tugasnya selesai, wahyu keris tidak segera kembali ke asalnya, tetapi memilih tetap tinggal di dalam keris yang telah menjadi rumahnya yang baru. Tetapi banyak keris-keris yang dulu terkenal sakti, kini telah menghilang dari kehidupan manusia. Mereka telah moksa, masuk ke alam gaib bersama dengan fisik kerisnya, karena tidak mau jatuh kepada orang-orang yang mereka tidak berkenan. Yang masih tinggal hanyalah keris- keris tiruan / turunannya saja.

Mahluk gaib khodam keris berkomunitas dan bertempat tinggal di udara di atas gunung .

 

Khodam dari Benda-Benda Gaib Selain Keris

Khodam jimat batu cincin, jimat rajahan, khodam jimat isian / asma'an dan khodam keris kamardikan bisa dari jenis apa saja.

Khodam Mustika (yang asli alam), umumnya bukan bangsa jin. Khodamnya adalah jenis tersendiri.

Mustika yang sejenis biasanya khodamnya juga dari jenis yang sama (tetapi wujudnya bisa berbeda-beda).

Mustika yang berbeda, khodamnya juga dari jenis yang berbeda.

Khodam dari berbagai mustika wesi kuning umumnya sejenis.

Khodam dari banyak mustika merah delima umumnya sejenis.

Tetapi khodam mustika wesi kuning berbeda jenis dengan khodam mustika merah delima.

Khodam mustika keong buntet, burung perkutut majapahit dan burung perkutut jawa berbulu putih biasanya adalah bangsa jin dari golongan putih.

Khodam jimat batu akik, khodam jimat rajahan / isian / asma'an, khodam keris kamardikan dan khodam benda-benda hasil tarikan gaib bisa dari jenis apa saja, bisa dari jenis bangsa jin, kuntilanak, gondoruwo, atau pun jenis mahluk halus lainnya. Karena itu orang-orang yang memiliki benda-benda gaib tersebut sebaiknya berwaspada, terutama pada perwatakan mahluk halusnya dan pengaruh negatif dari keberadaannya (misalnya mencari tahu dengan cara yang sama seperti menayuh keris). Jika jelas bahwa perwatakan sosok gaib benda itu tidak baik dan ada memberikan pengaruh negatif, maka sebaiknya segera melakukan Pembersihan Gaib.

Dalam memberikan tuahnya kepada manusia sosok gaib dari benda-benda gaib tersebut ada yang tampak mendampingi manusia, ada yang tetap berdiam di dalam benda gaibnya masing-masing.

 

Khodam dari benda-benda gaib selain keris  biasanya lebih pasif interaksinya kepada manusia, tidak memberikan manfaat lain yang lebih daripada fungsi tuahnya, tidak memberikan tuah lain sebagai pendamping manusia, seperti memberikan ide / ilham dan wangsit atau peringatan lewat mimpi.

 

Jika sosok gaib benda tersebut tampak mendampingi si manusia, maka benda tersebut biasanya akan tetap terasakan tuahnya walaupun bendanya ditinggal di rumah. Tetapi jika sosok gaibnya tetap berdiam di dalam benda gaibnya, biasanya benda tersebut akan dapat dinikmati tuahnya hanya jika benda itu dipakai / dibawa serta oleh manusia pemiliknya. Jika benda itu ditinggal di rumah, maka benda tersebut tidak akan terasakan tuahnya. Karena itu benda-benda jimat yang dimiliki sebaiknya selalu dipakai / dibawa untuk memastikan bahwa tuahnya akan selalu dapat dinikmati.

Hierarki status dan kelas gaib-gaib tersebut yang mendampingi manusia adalah sesuai sifat tuah benda gaibnya, yang pertama adalah yang bertuah untuk penjagaan gaib, selebihnya sama dengan hierarki status dan kelas gaib keris.

 


.

Catatan :Di sarikan dari berbagai sumber & perjalanan pembelajaran selama ini.

 

 

Mari belajar bersama agar lebih banyak pencerahan dalam hidup, dan mampu memahami setiap perbedaan .Dan terlebih bisa menambah khasanah keilmuan.

 

 

 

SALAM ELING JIWO

 

 

Ttd

KI AGENG TEJO BARUNA


أحدث أقدم