![]() |
Mempelajari tentang Pancaran aura Memang ada yang berpendapat
setiap benda pusaka seperti keris,batu akik,mustika atau benda-benda pusaka
bertuah lainnya memiliki karakteristik aura yang khas, begitu pula manusia. Hal
ini konon di sebabkan ada penunggunya atau di sebut dengan khodam, yaitu
sejenis makhluk halus yang menghuni benda pusaka tersebut atau khodam
pendamping didiri manusia tsb. Tetapi berdasarkan ilmu aura setiap benda apapun
atau setiap manusia akan memancarkan sinar atau aura, jadi bukan hanya benda
pusaka saja. Masalahnya memang tingkat
kepekaan pancaran aura dari manusia atau benda pusaka sangat tinggi, sehingga
terkadang pengaruh pancarannya dapat mempengaruhi karakter seseorang atau aura
dari benda pusaka yang dimiliki atau disimpan dari suatu benda pusaka. Namun kami tegaskan setiap mahluk hidup punya aura masing-masing ,karena itu sebuah pancaran alami yang di bawa Namun kita akan kupas dari segi mistik mengenai aura sebuah benda yang mana akan aktif terpencar bila dirangsang dengan wewangian, wewangian itu dapat berupa minyak, bunga dan zat lainnya, biasanya rangsangan ini diberikan bersamaan weton kelahiran seseorang, sebab di saat weton ini, manusia mempunyai titik paling rawan dan lemah terhadap gangguan, sehingga diharap rangsang an benda pusaka dan wewangian dapat menutupi titik rawan tersebut. Disamping itu juga diharapkan penyatuan aura benda pusaka dengan pemiliknya cepat terjadi. Dalam ilmu aura unsur klenik lebih diabaikan. Lalu bagaimana cara kita mengetahui aura sebuah pusaka agar tahu fungsinya dan cocok dgn kita atau tidak, dengan getaran aura kita selaku pemiliknya. Dalam hal ini diperlukan latihan dan ketekunan agar kita memiliki kemampuan untuk mengkaji, sekaligus melihat hal yang masih dianggap misterius ini. Dalam hal seperti ini ada beberapa cara sederhana untuk
bisa kita coba mendeteksi aura benda pusaka, CARANYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT
: siapkan sebatang lilin, letakkan
lilin itu sejauh satu meter dari tempat duduk, lalu nyalakan lilin tersebut,
dan letakkan pula benda pusaka tersebut dihadapan Kita. Bagi yg memiliki minyak pembuka mata batin atau kasat
mata itu lebih mudah. (nb: sebelumnya tulislah rajah pembuka mata batin
ditengah tengah kening, lalu minyak pembuka mata batin dioleskan pada titik
tengah kening / cakra ajna) .duduklah dalam posisi bersila,
kaki kanan menumpang kaki kiri,atur pernafasan ber-irama, tarik, tahan,
hembuskan nafas pelan-pelan sekali. (nb : silakan bisa baca dulu asma kunci keilmuan nya) kepala tegak, mata memandang
tepat pada titik nyala lilin, pertahankan selama kurang lebih 30 menit. Telapak tangan terbuka, punggung tangan kanan menumpang
pada telapak tangan kiri dan ibu jari bertemu. Setelah kurang lebih 30menit,
segeralah dengan cepat memejamkan mata. sesaat
kemudian, buka mata anda, pandanglah
(pelototin) benda pusaka yang ada dihadapan kita duduk tadi seperti ( keris,
batu akik, dan lain sebagainya ) yang akan dilihat auranya. Perhatikan benar-benar
seperti melihat lilin tadi, maka benda itu akan terlihat memancarkan getaran
warna. Lakukan berulang kali, sehingga benar-benar menguasai, sehingga mata
batin terlatih dan anda menjadi benar-benar yakin dengan apa yang anda lihat. Maka
sinar yang terpancar tersebut dapat di uraikan seperti berikut ini : MERAH, berarti pusaka tersebut berhawa panas, yang menguasai nafsu
amarah. Pemilik pusaka ini akan cepat Tersinggung dan marah, pemberani,
tegas dalam mengambil keputusan. Cocok untuk tentara atau polisi, dan
orang-orang yang bergelut dengan dunia Kekerasan. HITAM, berarti berhawa gelisah maunya bergerak dipenuhi hawa nafsu,
dipengaruhi nafsu lawamah, pemilik pusaka ini hanya angan-angannya akan duniawi
saja. Cocok untuk pedagang. KUNING, berarti hawanya lengang yang seolah kosong, acuh dengan
lingkungan. Dikuasai nafsu sufiah. Pemilik pusaka ini dipengaruhi sifat
mementing kan diri sendiri, gengsi yang tinggi, tidak mau didahului
kata-katanya, tidak mau diabaikan orang.cocok dimiliki seorang pemimpin. PUTIH, berarti hawanya sejuk dan damai, dipengaruhi nafsu
mutmainah. Pemilik pusaka ini mengutamakan rasa damai dan ketemtraman,
spiritual dan menyepi menjadi tujuan utamanya. Mengabaikan kepentingan
kebendaan. Cocok dimiliki kaum ulama, sesepuh, kyai dan lain sebagainya. HIJAU/BIRU , berarti hawanya sejuk, penuh kasih sayang. Dipenuhi
nafsu mulhimah. Pengaruhnya bagi yang menyimpan pusaka ini yaitu berjiwa
sosial, mudah terharu bila menyaksikan penderitaan orang lain. Cocok untuk pemimpin dan wirausaha. Demikianlah uraian tentang pengaruh aura pada benda pusaka
yang berfungsi untuk mendukung getaran aura pribadi, yang inti dari tulisan ini
adalah sebagai pengeta huan akan salah satu sisi ilmu mistik dari sekian
ilmu-ilmu allah yang ada dimuka bumi dan langit yang semuanya itu kembali pada
tuhan semesta alam Salam Eling Jiwo Ki Ageng Tejo Baruna |
