| FOTO PRODUK | |
![]() |
|
| DESKRIPSI PRODUK | |
|
AJI SERAT DJATI CAROKO SUNGSANG Ajian legendaris dari Nusantara,Ilmu kuno, dan penuh kesakralan tingkat tinggi. Dari Eyang Ajisaka, ini kenapa kami sertakan di tawassul eling jiwo ada nama beliau. Ilmu Jarang
di wedar secara lengkap, insyaallah kami akan wedar dengan lebih mendalam
tentang makna & artinya. Ajian ini
sering di sebut Carakan sungsang/walik.yaitu ajian khusus dengan menggunakan
bacaan honocoroko di balik, di dalam masyarakat jawa dikenal huruf caraka atau
penulisan dan bacaan huruf yang berbeda yang hanya dikuasai oleh bangsa
Nusantara terkhusus masyarakat jawa. Tidak ada
kematian(kesaktian
pilih tanding, kedigdayaan,kasampurnan urip, hidup penuh kesehatan, kebahagiaan
dan awet muda) Tidak ada
kesaktian (
Meruntuhkan /membinasakan /melebur segala kesaktian orang dzolim) Tidak ada
peperangan (mendamaikan,
merukunkan, menyatukan yang bertikai) Tidak ada
utusan (Memporak-porandakan
ilmu hitam, kiriman santet dan segala kejahatan) *Sedikit
kami kupas makna arti Hanacaraka & Caroko sungsang , agar tak banyak yang
salah paham dan malah menganggap ilmu nan agung dan sakral ini di anggap ilmu
yang tak sejalan dengan tauhid. Ilmu-ilmu kuno nan sepuh itu penuh makna
mendalam , dan pasti selalu terikat serta terhubung dengan Dzat kang Moho
SeDzati (sejati) Dan lalu menuju urip kang SeDzati (SEJATI) Makna Dari
aksara jawa HANACARAKA Hana = Ana (Ada) Caraka = Utusan ( Anak yg dituakan/muliakan) Data = Urutan/rincian , Sawala = Urusan /perkara ( Petunjuk) Padha = Kaki ( petunjuk Jalan Penerang) Jayanya = Jaya (Sempurna) Maga =
Berulang–ulang
(Gagal /kecewa ) Bathanga
= Bangkai (Mayit
/kematian)
Jadi secara
penafsiran HANA
CARAKA = Ada utusan
yang dilebihkan/utamakan dari yg lainnya yaitu Sang utusan pembawa Risalah (
Rosululloh) DATA
SAWALA= Yang Membawa
urusan ( Risalah) PADHA
JAYANYA = Sebagai
petunjuk Mencapai Kesempurnaan MAGA
BATHANGA = Dalam
proses Kematian Makna ini
sesuai dengan pemahaman Masyarakat Nusantara ,yang selalu mencari jalan
kematian yang sempurna ,Sangkan Paraning Dumadi Lalu baru
kita bahas tentang Caraka sungsang/walik sbb: NGA –
Ngracut busananing manungso – melepaskan egoisme pribadi, manusia THA – Tukul
saka niat – sesuatu
harus dimulai, tumbuh dari niatan. BA – Bayu
sejati kang andalani -menyelaraskan
diri pada gerak alam. GA – Guru
sejati sing muruki
-belajar pada guru nurani MA – Madep
mantep manembah mring illahi – yakin, mantap dalam menyembah illahi NYA –
Nyata tanpa mata, ngerti tanpa diuruki – memahami kodrat kehidupan YA –
Yakin marang samubarang tumindak kang dumadi – yakin atas titah / kodrat Illahi JA –
Jumbuhing kawula lan Gusti – selalu berusaha menyatu, memahami kehendak Nya DHA – Dhuwur
wekasane endek tumindak kang dumadi lan wiwitane – Untuk bisa diatas dengan yakin atas
titah /kodrat Illahi juga tentu dimulai dari dasar PA – Papan
kang tanpa kiblat –
Hakekat Allah yang ada disegala arah LA – Lir
handaya paseban jati -mengalirkan
hidup semata pada tuntunan Illahi WA –Wujud
hana tan kena kinira
– ilmu manusia hanya terbatas namun implikasinya bisa tanpa batas SA –
Sifat ingsun handulu sifatullah- membentuk kasih sayang seperti kasih Tuhan TA –
Tatas, tutus, titis, titi lan wibawa – mendasar, totalitas,satu visi, ketelitian dalam memandang
hidup DA –
Dumadining dzat kang tanpa winangenan – menerima hidup apa adanya KA –
Karsaningsun memayuhayuning bawana -hasrat diarahkan untuk kesajehtraan alam RA –
Rasaingsun handulusih
rasa cinta sejati muncul dari cinta kasih nurani CA –
Cipta wening, cipta mandulu, cipta dadi-satu arah dan tujuan pada Yang Maha Tunggal NA – Nur
candra,gaib candra,warsitaning candara-pengharapan manusia hanya selalu ke sinar Illahi HA – Hana
hurip wening suci –
adanya hidup adalah kehendak dari yang Maha Suci
Untuk
mengetahui rahasia terdalam dari ajian ini, tidak hanya sekedar menghafal
mantranya. *Perlu penghayatan, olah roso, menempa diri dan latihan yg disiplin
agar manfaat dari ilmu tersebut merasuk dalam setiap tarikan nafas penggunanya
(manjing/nyawiji) lalu jadi sabdo dadi /kun Fayakun atas izin NYA* Paling
penting,perlunya bimbingan dan pengawasan dari guru sebagai pembimbing
keilmuan, pembawa dan penerus sanad keilmuan sehingga keberkahan ilmu terus
sambung menyambung hingga si pembuat ilmu AJIAN SERAT DZATI Caraka Sungsang Dengan
aksaranya dibalik maka akan berubah menjadi mantra Jawa Kuno yang berfungsi
untuk menangkal roh jahat. Mantra itu disebut "Caraka Sungsang/Walik" Ilmu
pembalik semua keadaan Pembalik
sakit jadi sehat Pembalik
miskin jadi kayaraya Pembalik
benci jadi cinta Pembalik
sengsara jadi bahagia Pembalik
yang pergi jadi kembali Pembalik
penakut jadi pemberani Pembalik
ilmu lawan Pembalik
serangan orang dzolim Pembalik
kutukan/karma Pembalik
jelek jadi menawan Pembalik
jomblo jadi berpasangan Pembalik
ilmu lemah jadi kuat Pembalik
malapetaka jadi bejo Pembalik
sepi jadi rame Pembalik
Rezeki seret jadi lancar Dan banyak
hal yang tentang ilmu ini yang tuah kramat nya mampu merubah/membalik keadaan.
pokoknya semua hal yang tak di ingin kan akan berubah menjadi kebalikannya
/sungsang. Kesakralan
Caraka Sungsang Mantra/doa
Kuno untuk menangkal roh jahat, siluman, jin jahat Menolak
segala malapetaka, kesialan, keapesan,kebangkrutan dll bacaan itu
juga ada di bait terakhir mantra untuk memanggil kekuatan, fungsinya untuk
menolak bencana/malapetaka yang tidak diinginkan . Tolak
santet, tuju, teluh, teranjana, leak, desti, pepasangan, sesawangan, rerajahan,
dsb. Kekuatan
pengundang rezeki dari arah manapun Aktifkan
balung sugih Aktifkan sedulur
empat kelima pancer Aktifkan
semua Cakra tubuh Aktifkan
berbagai kekuatan ilmu Menambah
intuisi Pagar
Ghaib yang sangat kuat Pukulan
ghaib berbagai alam Pandangan
ghaib berbagai alam kewibawaan
di berbagai alam Pengasihan
dahsyat Membuka
Aura Pamor
diri & ilmu semakin besar dan masih
banyak yang nantinya Mantra ini
dipercaya menjadi ilmu penolak yang sangat ampuh karena mampu menolak segala
malapetaka. menolak tuju, teluh, teranjana, leak, desti, pepasangan,
sesawangan, hingga rerajahan. Kesakralan
Caraka Sungsang Mantra/doa
Kuno untuk menangkal roh jahat, siluman, jin jahat Menolak
segala malapetaka, kesialan, keapesan,kebangkrutan dll Tolak balak
berbagai kiriman gaib santet, teluh tenung sihir dan guna guna Menolak ilmu
hitam, santet, tuju, teluh, teranjana, leak, desti, pepasangan, sesawangan,
rerajahan, dsb. bacaan itu
juga ada di bait terakhir mantra untuk memanggil kekuatan, fungsinya untuk
menolak bencana/malapetaka yang tidak diinginkan .Caraka sungsang/walik,memang
biasa digunakan untuk menangkal atau membalikkan suatu bala/malapetaka,
Kejahatan, santet, teluh, dsb Arti secara
harfiah,dari Kawruh Pepak Boso Jowo disitu di tulis makna harfiah aksara jawa Hanacaraka
= ada ucapan, ada
kata-kata Datasawala
= saling
perselisihan Padajayanya
= adanya adu
kekuatan yg sama jaya nya (sama kuat/saktinya) Magabathanga=
terjadilah
bangkai/mati (Jawa=bathang) jika di
balik maka yg terjadi adalah kebalikannya Tidak ada
ucapan Tidak
adanya perselisihan Tidak ada
adu kekuatan Tidak
adanya tumpah darah yg akibatkan kematian. Ilmu Rahasia
penuh kesakralan dan turun temurun dari Trah Kraton . Yang Terdiri
Dari 2 Fungsi Utama RANJI
SERAT JIWO (Halusan / Terawangan) RANJI SERAT TUBUH (Kekebalan, Tenaga Dalam) Energinya
mengalir dalam diri untuk mengaktifkan berbagai simpul / cupu kesakralan dalam
diri kita, membangkitkan seluruh daya kekuatan dan daya batin kita. SUNGGUH
ILMU TUA, PENUH KRAMAT ILMU
SEPUH, PENUH KESAKRALAN ILMU NYA
BANGSA NUSANTARA YANG MELEGENDA |
|
| DATA PRODUK (tabel ini jangan dihapus) | |
|---|---|
| STATUS (on / off) | on |
| MAHAR (Rp) | 1000000 |
| DISKON (% / Rp) | 50 |
| BRAND (tulis nama brand/off) | off |
| KETERANGAN (off) | off |
| BERAT (Gram - wajib diisi) | 250 |
| VOUCHER (off) - format kode : harga | off |
| YOUTUBE (off) | off |
