FILOSOFIS ELING JIWO



*NGAJI DIRI :*

Selalu berusaha intropeksi , evaluasi dan belajar dari kekurangan diri sendiri. 

Baik dalam sisi kehidupan, ekonomi, adab perilaku, belajar ilmu, ataupun dalam mengenal Tuhannya. 

Agar dalam kehidupan selalu berusaha, pantang menyerah, dan tak mudah menyalahkan orang lain, keadaan bahkan menyalahkan Tuhan.

karena semua nasib manusia hanya dirinya sendiri yang mampu merubahnya, tentunya dengan izin Tuhan. 

Belajar memahami diri sendiri dari hal apapun akan mampu membuat mawas diri, waspada dan lebih dalam mengenal berbagai hal. 

Dalam hal ngelmu( belajar) akan membentuk karakter yang selalu haus akan ilmu, mengkaji, memahami dan menerapkannya dalam kehidupan guna bekal di kehidupan kelak yang nyata di akherat. 

Ngaji diri dari kelemahan diri dan berusaha selalu menundukkan musuh musuh terbesar dalam diri manusia yaitu nafsu nya. 

kunci makrifat kepada Tuhan adalah mengenal jati diri dan mengetahui hakikat nafsu yang selalu men jerumuskan kedalam kenistaan. 

 *Siapa yang mengenal dirinya akan mengenal Tuhannya*


*NGAJI ALAM :*

Setelah tahu mengkaji dirinya sendiri, manusia akan mampu menghormati semua makhluk Tuhan. 

 Menghargai setiap nikmat, dan bersyukur dalam setiap keadaan sehingga semakin di tambah nikmat dan karunia Nya. 

Mengamalkan setiap ilmu nya, dalam pengaplikasan di kehidupan sehari-hari. 

Karena ilmu yang di dapat kan untuk *Memahami dan mengerti orang lain dan alam sekitarnya,bukan untuk merasa hebat dan ingin di hargai oleh orang lain*

Ngaji alam di mana pun dan dalam keadaan apapun, menjalin hubungan antar makhluk, dengan alam ciptaan NYA, 

Akan membentuk Keharmonisan hidup, kedamaian hati dan silahturahmi, melestarikan alam sebagai tempat kita hidup dan beribadah. 

Menjaga hubungan dengan manusia dan alam sekitarnya sebagai bentuk habblum minannas dan akan menjadi baik pula menjaga hubungan dengan Tuhan. 


*MANUNGGAL RAHSA*

Setelah ngaji diri dan ngaji alam, manusia akan menemukan jati dirinya. 

Bertindak sebagai pemimpin sesuai kodrat nya di ciptakan Tuhan di alam semesta. Pemimpin bagi dirinya, keluarga, masyarakat, atau dalam berbagai hal dengan penuh tanggung jawab,mengutamakan adil dan selalu berbuat baik tidak melanggar tatanan alam dan perintah Tuhan. 

Sehingga rahsa dalam jiwa nya selalu dekat dengan sekitarnya, rahsa dalam hati nya akan menjadi penuh welas asih, berbudi pekerti luhur. 

Menjunjung tinggi nilai-nilai etika, adab,aturan dan berada pada jalur yang di ridhoi oleh Tuhan. 

Maka manusia menemukan intisari dari semua ajaran yang telah di wahyukan. 

Manusia yang memiliki ke fitrah an(suci) dan selalu dalam lindungan. 

Hati yang selalu mengingat Tuhannya akan bersifat Rohman dan Rohim.

Terpancar cahaya dalam diri yang penuh Rahsa kesucian dari cahaya Ketuhanan. 

Setiap gerak dan diamnya, dalam sadar dan tidurnya adalah penyebutan Asma NYA. 

*Rahsa ku adalah Rahsa NYA*


*NGAJI DIRI - NGAJI ALAM - MANUNGGAL RAHSA*


SALAM ELING JIWO

🙏🙏

Lebih baru Lebih lama